KLIKKAMI.NEWS - Keberadaan Sry Rahmawati, S.Pd.AUD sebagai Kepala Sekolah di TK Negeri Kembangragi No. 8, Kepulauan Selayar, membawa nuansa baru yang patut diapresiasi.
Sekilas, jika dilihat dari luar, sekolah yang terletak di Dusun Karama, Desa Kembangragi ini tampak sederhana. Pagar sekolah masih terbuat dari bambu, dinding kelas belum diplester, bahkan lantainya masih bertekstur kasar.
Namun, kondisi tersebut berbanding terbalik dengan suasana di dalam ruangan. Lingkungan belajar terasa sejuk, rapi, dan menyenangkan.
Dengan kreativitas dan kemauan yang kuat, Sry Rahmawati mampu menyulap keterbatasan menjadi kenyamanan.
Lantai yang masih kasar ditutupi karpet hijau sehingga terasa lebih bersih dan nyaman, bahkan memberi kesan seperti ruang yang lebih tertata dan layak.
Begitu pula dengan dinding kelas yang masih terlihat susunan batu merahnya. Dinding tersebut dihias dengan berbagai dokumentasi kegiatan serta foto-foto, mulai dari Presiden hingga Gubernur dan Bupati, sehingga ruangan tampak lebih hidup dan edukatif.
“Yang penting kita mau berbuat. Insya Allah sekolah ini akan menjadi sekolah favorit dan semakin diminati masyarakat. Pada akhirnya, jumlah anak didik juga akan meningkat,” tutur Rahmawati saat berbincang santai dengan wartawan pada 4 Mei 2026 di ruang kerjanya.
Ia menjelaskan bahwa saat ini jumlah peserta didik mencapai 82 anak yang terbagi dalam 4 ruang belajar. Tenaga pengajar berjumlah 6 orang, termasuk kepala sekolah. Dari jumlah tersebut, 2 orang berstatus ASN PPPK penuh waktu, 2 orang PPPK paruh waktu, dan 2 lainnya masih berstatus tenaga honorer desa.
Lebih lanjut, Sry Rahmawati menyampaikan bahwa pendaftaran peserta didik baru untuk tahun pelajaran 2026/2027 telah dibuka.
Ia mengimbau kepada para orang tua yang memiliki anak usia TK untuk segera mendaftarkan anaknya. Selain mendapatkan seragam gratis dari pemerintah, sekolah juga telah memiliki alat permainan dalam (indoor) yang memadai.
“Kami juga telah mengusulkan pengadaan alat permainan luar (outdoor), pembangunan rumah dinas guru dan kepala sekolah, serta pemagaran dan rehabilitasi gedung kelas,” tambahnya.

