KLIKKAMI.NEWS — Komitmen memperjuangkan kesejahteraan petani kembali disampaikan Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Natsir Ali, melalui kunjungan kerja ke kantor pusat Perum Bulog. Dalam kunjungan tersebut, Bupati diterima langsung oleh Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufik, bersama jajaran Bulog lainnya. di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Didampingi Kepala Dinas Pertanian, Al. Almin, Bupati membawa misi besar untuk memastikan hasil panen petani Selayar memiliki kepastian pasar dan harga yang layak. Pertemuan tersebut menghasilkan langkah-langkah konkret berupa penandatanganan kerja sama pembangunan gudang Bulog di Pulau Jampea Desa Bontosaile Kecamatan Pasimasunggu.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar telah menyerahkan lahan seluas dua hektar untuk mendukung pembangunan fasilitas tersebut.
Bupati Muh. Natsir Ali menegaskan bahwa perjuangan ini berangkat dari kondisi riil petani yang selama ini harus menjual hasil panen ke luar daerah dengan harga yang tidak disebutkan.
“Kita ingin petani Selayar berdiri lebih kokoh. Dengan hadirnya gudang Bulog di Jampea, mereka tidak lagi bergantung pada pembeli luar. Bulog akan menampung hasil panen dengan harga sesuai harga pasar,” tegasnya.
Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting dalam memperkuat kedaulatan pangan di wilayah kepulauan. Kehadiran gudang Bulog akan memangkas rantai distribusi sekaligus memberikan jaminan penyerapan hasil pertanian masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Al. Almin menjelaskan bahwa pihak Perum Bulog sebelumnya mengusulkan kebutuhan lahan seluas tiga hektar untuk pembangunan gudang dan pabrik pengolahan.
Namun, saat ini baru tersedia dua hektar, sehingga pembangunan tahap awal terfokus pada gudang.
“Ke depan, kami akan berupaya menambahkan lahan agar pabrik juga bisa dibangun, sehingga menambah nilai hasil pertanian yang dapat dinikmati langsung oleh masyarakat,” jelasnya Al Amin
Lebih lanjutnya, keberadaan gudang ini juga akan membawa dampak strategis bagi ketersediaan beras di Selayar. Selama ini, pasokan beras program SPHP masih bergantung pada kabupaten tetangga. Dengan hadirnya gudang di Jampea, produksi beras SPHP ke depan akan dilakukan sendiri di wilayah tersebut.
Sebelumnya Bupati Muh. Natsir Ali juga telah merealisasikan pembangunan sumur bor (JIAT) serta menyerahkan bantuan traktor roda empat di sejumlah titik persawahan di Pulau Jampea. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan produksi padi sekaligus mempermudah kerja petani di lapangan.
Perjuangan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah terus hadir dan bekerja hingga ke tingkat pusat, demi menghadirkan solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kepulauan Selayar. (HUMAS-IC)


