Tumpukan penumpang tersebut terjadi akibat cuaca buruk yang melanda wilayah perairan Selayar selama beberapa waktu terakhir, sehingga pemberangkatan Kapal Feri KMP Takabonerate tujuan lima kecamatan kepulauan di Selayar tertunda hingga dua minggu.
Selain berkat koordinasi yang solid antarinstansi, tata kelola pengaturan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Pattumbukang oleh petugas pelabuhan juga dinilai tertata dengan baik. Meski demikian, sesekali terdengar keluhan dari oknum penumpang yang kurang sabar menunggu antrean.
Dukungan juga datang dari seluruh kru kapal KMP Takabonerate yang dinakhodai Karno Malik, yang dengan sabar bekerja ekstra mengatur penempatan kendaraan di atas kapal. Hal ini turut memperlancar proses pemuatan ratusan sepeda motor milik penumpang.
“Alhamdulillah, semuanya bisa terakomodir. Penumpang yang naik tercatat sebanyak 152 orang, kendaraan roda dua 102 unit, dan kendaraan roda empat 5 unit, di luar kendaraan yang naik dari Pelabuhan Bira, Bulukumba,” jelas Suparman dari Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan saat ditemui wartawan media ini di anjungan KMP Takabonerate, dalam pelayaran menuju Kayuadi, Senin (26/1/2026).
Sementara itu, salah seorang penumpang yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, karena seluruh kendaraan penumpang akhirnya dapat terangkut, meskipun sebelumnya ia sempat pesimis kendaraannya tidak bisa naik akibat posisi antrean yang cukup jauh di belakang.
“Jujur, Pak, tadi saya sempat khawatir dan pesimis kendaraan saya tidak bisa naik karena posisi saya cukup jauh di belakang,” tuturnya penuh rasa syukur sambil menyeka keringat di wajahnya yang tampak lelah setelah mengatur barang bawaannya, usai kendaraannya dipastikan aman terparkir di atas kapal

