KLIKKAMI.NEWS – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan resmi membentuk Posko Ante Mortem (Pos Pengumpulan Data Diri Korban) di Terminal Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu (18/7/2026).
Posko tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi untuk mendukung proses identifikasi korban apabila dalam operasi pencarian KLM Nurul Salsa ditemukan korban yang memerlukan proses identifikasi.
Tim DVI diterjunkan berdasarkan Surat Perintah Kabiddokkes Polda Sulsel dalam rangka pelaksanaan Operasi DVI penanganan kecelakaan laut KLM Nurul Salsa yang dilaksanakan mulai 18 hingga 24 Juli 2026 di wilayah hukum Polres Kepulauan Selayar.
Selain mendirikan Posko Ante Mortem di Terminal Pelabuhan Benteng, Tim DVI juga akan menyiapkan Posko DVI di RSUD KH Hayyung Selayar sebagai langkah antisipasi apabila dalam proses pencarian ditemukan korban yang memerlukan penanganan serta proses identifikasi sesuai prosedur DVI.
Kompol Abd. Rahman menjelaskan, pembentukan Posko Ante Mortem merupakan bagian dari prosedur standar dalam penanganan kecelakaan massal guna menyiapkan data pembanding apabila proses identifikasi korban diperlukan.
“Saat ini kami mengumpulkan data ante mortem dari keluarga korban sebagai langkah antisipasi. Data tersebut meliputi identitas, ciri-ciri fisik, pakaian terakhir yang dikenakan, rekam medis, data gigi, sidik jari, hingga informasi lain yang dapat membantu proses identifikasi. Data ini akan menjadi pembanding apabila dalam proses pencarian ditemukan korban yang memerlukan identifikasi,” jelas Kompol Abd. Rahman.
Ia juga mengimbau kepada seluruh keluarga korban maupun keluarga penumpang KLM Nurul Salsa agar mendatangi Posko Ante Mortem di Terminal Pelabuhan Benteng untuk memberikan data yang dibutuhkan oleh Tim DVI.
“Kami mengharapkan kerja sama seluruh keluarga korban untuk datang ke Posko Ante Mortem dan memberikan data diri anggota keluarganya. Semakin lengkap data yang kami peroleh, maka proses identifikasi nantinya akan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan akurat apabila dibutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, S.I.K., S.H., M.Tr.Mil. menyampaikan apresiasi atas respons cepat Biddokkes Polda Sulsel yang telah mengirimkan Tim DVI ke Kabupaten Kepulauan Selayar untuk mendukung operasi kemanusiaan.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel di Kabupaten Kepulauan Selayar. Kehadiran Tim DVI merupakan bentuk kesiapsiagaan yang sangat penting dalam mendukung operasi kemanusiaan yang sedang berlangsung. Atas nama Polres Kepulauan Selayar, kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sulawesi Selatan dan Kabiddokkes Polda Sulsel atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Kepulauan Selayar dalam penanganan musibah KLM Nurul Salsa,” ujar AKBP Didid Imawan.
Kapolres juga mengajak keluarga korban untuk memanfaatkan keberadaan Posko Ante Mortem dengan memberikan data yang diperlukan kepada Tim DVI.
“Kami mengimbau seluruh keluarga korban agar tidak ragu mendatangi Posko Ante Mortem. Data yang diberikan akan sangat membantu Tim DVI apabila sewaktu-waktu diperlukan proses identifikasi. Semoga kita semua terus berharap dan berdoa agar seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” tutup Kapolres.
(Humas Polres)

