KLIKKAMI.NEWS – Upaya pemulihan terhadap selamat musibah tenggelamnya KLM Nurul Salsa tidak hanya terfokus pada penanganan medis, tetapi juga kondisi psikologis para penyunting. Setelah sebelumnya Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, SIK, SH, M.Tr.Mil., menjenguk para korban, Polres Kepulauan Selayar kembali menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan layanan trauma healing kepada korban yang masih menjalani perawatan di RSUD KH. Hayyung Benteng, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan personel Polisi Wanita (Polwan) Polres Kepulauan Selayar bersama Bhayangkari Cabang Kepulauan Selayar. Mereka hadir untuk mendampingi para korban, memberikan dukungan moril, serta membantu memulihkan kondisi mental para penyintas yang masih merasakan dampak psikologis akibat musibah yang alami mereka.
Sebanyak tujuh korban selamat yang masih menjalani perawatan di RSUD KH. Hayyung menjadi sasaran kegiatan trauma healing tersebut. Dengan pendekatan yang humanis, para Polwan dan Bhayangkari mengajak para korban berbincang santai, memberikan motivasi, membangun semangat, serta menciptakan suasana hangat agar para penyuntas merasa lebih tenang dan nyaman selama menjalani masa pemulihan.
Suasana penuh keakraban terlihat di ruang perawatan. Sesekali terdengar tawa ringan saat para korban diajak berbincang dan diberi semangat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mengurangi rasa takut, kecemasan, dan tekanan batin yang masih dirasakan para korban setelah berhasil dari musibah di tengah laut.
Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan mengatakan bahwa proses pemulihan korban tidak hanya mencakup kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental. Menurutnya, para penyunting memerlukan perhatian dan pendampingan agar dapat kembali bangkit setelah mengalami peristiwa yang sangat traumatis.
“Selain memastikan para korban mendapatkan penanganan medis yang maksimal, kami juga ingin memastikan kondisi psikologis mereka mendapat perhatian. Melalui kegiatan trauma healing ini, kami berharap para korban dapat kembali merasa tenang, kuat, dan perlahan melupakan trauma yang mereka alami,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan, Polres Kepulauan Selayar akan terus hadir mendampingi para korban hingga mereka benar-benar pulih. Sinergi bersama tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait akan terus dilakukan agar para penyedia layanan memperoleh pelayanan yang menyeluruh, baik secara fisik maupun mental.
Kegiatan trauma healing tersebut mendapat sambutan hangat dari para korban dan keluarga yang mendampingi. Mereka mengaku merasa terhibur dan lebih bersemangat setelah mendapatkan perhatian, dukungan, serta motivasi dari personel Polwan dan Bhayangkari.
Kapolres menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, tidak hanya dalam aspek penegakan hukum dan penanganan bencana, tetapi juga dalam memberikan dukungan kemanusiaan kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
(HUMAS POLRES)


