• Jelajahi

    Copyright © .
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Latest Post

    ADS

    Lewat Komunikasi Tiga Arah, Kapolres Selayar Fasilitasi Pemulangan Jenazah Korban Tragedi KLM Nurul Salsa

    Muhsar
    7/24/26, Juli 24, 2026 WIB Last Updated 2026-07-24T02:17:18Z

     


    KLIKKAMI.NEWS – Dua jenazah korban tragedi tenggelamnya KLM Nurul Salsa yang telah berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan dipastikan segera ditarik ke halaman kampungnya di Kabupaten Kepulauan Selayar.

    Berdasarkan pengumuman resmi Tim DVI gabungan melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulsel pada Rabu (22/7/2026) pukul 07.05 WITA, dua kantong jenazah berhasil diidentifikasi.


    Jenazah dengan nomor kantong PM 62 B 01 SLYR , yang sesuai dengan data AM 002 , teridentifikasi sebagai Hasriati (44) , warga Dusun Garassi, Kelurahan Bontobaru, Kecamatan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar. Identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan data gigi, data medis, dan properti yang melekat pada korban.


    Sementara itu, jenazah dengan nomor kantong PM 62 B 02 SLYR , yang sesuai dengan data AM 001 , teridentifikasi sebagai Bau Intang (52) , warga Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan sidik jari dan data medis.


    Setelah proses identifikasi selesai, kedua jenazah secara resmi diserahkan kepada Polres Kepulauan Selayar untuk selanjutnya dipulangkan dan diserahkan kepada keluarga masing-masing.


    Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan , kemudian memfasilitasi proses pemulangan jenazah, khususnya jenazah Hasriati, melalui koordinasi tiga arah bersama Wakil Bupati Kepulauan Selayar Drs. H. Muhtar, MM , Camat Pasimasunggu Nur Amin Arsyad , serta Nakhoda KMP Sangke Pallangga , Capt. Eko Wiyono .


    Koordinasi tersebut diawali dengan permohonan dari Wakil Bupati kepada Kapolres agar jenazah Hasriati dapat difasilitasi menggunakan KMP Sangke Pallangga yang dijadwalkan berlayar pada malam hari.


    “Izin Pak Kapolres, ada permohonan dari keluarga almarhumah Hasriati asal Garassi agar jenazah dapat difasilitasi diangkut menggunakan feri KMP Sangke Pallangga yang berangkat malam ini,” ujar Wakil Bupati.


    Menangapi permintaan tersebut, Kapolres langsung memberikan tanggapan.


    "Siap, Pak Wakil Bupati. Tolong dimonitor jadwal KMP Sangke Pallangga agar sesuai dengan perjalanan jenazah dari Makassar," jawab AKBP Didid Imawan.


    Arahan tersebut kemudian ditindaklanjuti Camat Pasimasunggu, Nur Amin Arsyad, yang segera berkoordinasi dengan nahkoda KMP Sangke Pallangga.


    Dalam komunikasinya, Camat Pasimasunggu menyampaikan apresiasi atas kesediaan pihak yang membantu proses pemulangan jenazah serta menginformasikan bahwa pemerintah kecamatan bersama Dinas Perhubungan, Syahbandar, tim SAR, dan keluarga korban telah bersiap melakukan penjemputan di Pelabuhan Benteng Jampea.


    Menyanggapi hal tersebut, Capt. Eko Wiyono menyatakan kesiapan membantu proses pengangkutan jenazah.


    "Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Siap Pak, sama-sama saling membantu. Estimasi kapal berangkat pukul 23.00 WITA dari Pelabuhan Bira," ujarnya.


    Dengan adanya koordinasi yang cepat dan sinergis antara Kapolres Kepulauan Selayar, Wakil Bupati, Camat Pasimasunggu, serta pihak KMP Sangke Pallangga, jenazah almarhumah Hasriati dipastikan dapat tiba di Pelabuhan Jampea sesuai jadwal, sehingga selanjutnya dapat segera dibawa ke rumah duka di Dusun Garassi, Kecamatan Pasimasunggu Timur, untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

     

    Komentar

    Tampilkan