KLIKKAMI.NEWS– Di tengah padatnya agenda penanganan musibah tenggelamnya KLM Nurul Salsa, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, S.I.K., S.H., M.Tr.Mil., menyempatkan diri menjenguk lima korban selamat yang masih menjalani perawatan di RSUD KH. Hayyung Benteng, Senin (20/7/2026). Kelima korban tersebut yakni Andi Samad, Sitti Amang, Dita, Asseng, dan Diska.
Kunjungan tersebut dilakukan usai Kapolres meninjau Posko Center Polres Kepulauan Selayar di Mapolres dan Posko DVI Ante Mortem Biddokes Polda Sulawesi Selatan di Terminal Pelabuhan Benteng. Kehadiran Kapolres di rumah sakit merupakan bentuk perhatian dan kepedulian terhadap para penyintas yang hingga kini masih menjalani proses pemulihan pasca musibah.
Memasuki ruang perawatan, AKBP Didid Imawan berkeliling di tiap kamar dari tempat tidur ke tempat tidur lainnya. Ia menyapa dan berbincang langsung dengan masing-masing korban, menanyakan kondisi kesehatan mereka sekaligus mendengarkan cerita mengenai kisahny bertahan selama 4 hari di lautan, pasca tenggelamnya KLM Nurul Salsa terjadi.
Dengan penuh empati, Kapolres memberikan semangat kepada para korban agar tetap tabah dan fokus menjalani proses pemulihan. Ia juga meminta agar para korban tidak memikirkan hal-hal di luar kesehatan mereka, karena seluruh pihak saat ini berupaya memberikan pelayanan terbaik.
“Yang paling penting sekarang adalah kesehatan dan pemulihan. Tetap semangat dan bersabar. Tidak usah memikirkan biaya pengobatan karena semuanya telah ditangani dan tidak dibebankan kepada keluarga. Setelah dinyatakan sehat oleh dokter, kami juga siap memfasilitasi pemulangan hingga ke kampung halaman masing-masing,” ujar AKBP Didid Imawan di hadapan para korban.
Ucapan tersebut disambut haru oleh para korban dan keluarga yang mendampingi. Mereka mengaku merasa lebih tenang setelah mendapatkan perhatian dan dukungan langsung dari Kapolres, di tengah masa pemulihan yang masih mereka jalani.
Sebagai bentuk kepedulian, Kapolres juga menyerahkan bantuan kepada masing-masing korban yang masih dirawat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para korban selama menjalani perawatan hingga kondisi mereka benar-benar pulih.
AKBP Didid Imawan menegaskan bahwa selain fokus pada operasi pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan serta proses penyelidikan penyebab tenggelamnya KLM Nurul Salsa, Polres Kepulauan Selayar juga berkomitmen memberikan pelayanan kemanusiaan terbaik kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak musibah.
Menurut Kapolres, kehadiran aparat kepolisian tidak hanya sebatas menjalankan tugas penegakan hukum dan pencarian korban, tetapi juga memastikan para penyintas memperoleh perhatian, pelayanan kesehatan, serta rasa aman hingga mereka dapat kembali berkumpul bersama keluarga.
Kunjungan tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi para korban. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak mewarnai setiap perbincangan antara Kapolres dengan para penyintas, mencerminkan hadirnya negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
(Humas Polres)

