masukkan script iklan disini
KLIKKAMI.NEWS -Wakapolres Kepulauan Selayar, Kompol Kaharuddin, SE, SH, MM, memimpin rapat asistensi dan pendalaman data dukung Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Endradharmalaksana Polres Kepulauan Selayar, Selasa (14/04/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pejabat utama Polres, diantaranya Kabag Ops Kompol Andi Agus, Ps. Kabag Ren AKP H. Ahdiansar, Kasat Lantas AKP Muhammad Idris, Kasat Resnarkoba AKP Suhardiman, Kasat Reskrim Iptu Sukarman, Kasat Samapta Iptu Dihar Tasbih, serta Ps. Kasiwas Iptu Novrianto Noer, Ps. Kasi Propam Iptu Laode M. Asman, KBO Sat Intelkam Ipda Ilham Syah, dan para operator kelompok kerja ZI Polres Kepulauan Selayar.
Dalam pelaksanaan rapat, masing-masing tim pengungkit bersama operator memaparkan laporan pelaksanaan pembangunan Zona Integritas yang telah berjalan. Laporan tersebut kemudian menjadi bahan pendalaman oleh penanggung jawab serta ketua tim pelaksana di tingkat Polres, guna
memastikan kesiapan data dukung dalam ujian penilaian WBK Tahun 2026.
Wakapolres Kepulauan Selayar Kompol Kaharuddin dalam Arahnya menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekedar menyediakan administrasi, melainkan upaya menyeluruh dalam mewujudkan reformasi birokrasi di tubuh Polri, khususnya di tingkat Polres sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa Zona Integritas merupakan predikat bagi satuan kerja yang berkomitmen menciptakan wilayah bebas dari praktik korupsi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.
“Melalui pembangunan Zona Integritas ini, kita diarahkan untuk memenuhi indikator menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, yang ditandai dengan tidak adanya praktik KKN, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan pengawasan internal yang efektif. Ini bukan hanya penilaian semata, tetapi bagaimana kita benar-benar membangun sistem kerja yang transparan, akuntabel, dan berbasis pelayanan,” ujar Kompol Kaharuddin.
Ia juga menekankan bahwa terdapat enam perubahan di bidang yang menjadi fokus utama dalam pembangunan ZI, yakni manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, seluruh aspek tersebut harus berjalan secara seimbang dan terukur, termasuk melalui inovasi layanan berbasis digital serta keterbukaan dalam menerima pengaduan masyarakat.
Lebih lanjut Wakapolres menegaskan bahwa Polres mempunyai peran strategis dalam keberhasilan program ini karena kontak langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, setiap fungsi yang diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan profesional, sekaligus menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Kita ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang mudah, responsif, dan bebas dari pungutan pembohong. Dengan komitmen bersama, kita optimis Polres Kepulauan Selayar dapat meraih predikat WBK Tahun 2026,” tegasnya.
Kegiatan rapat asistensi dan pendalaman data mendukung Zona Integritas menjadi bagian dari langkah konkret Polres Kepulauan Selayar dalam mempersiapkan diri menuju penilaian WBK Tahun 2026 serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
(HUMAS POLRES)

%20WhatsApp%20Business%20-%20%5Bweb.whatsapp.com%5D%20(1).png)
